Senin, 12 Oktober 2009

meluruskan arti jihad

Alumni PKU Diminta Luruskan JihadCetak
Friday, 14 August 2009

SEDIKTTNYA 47 lulusan Pendidikan Kader Ulama dan Ustadzah (PKU) yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor diminta untuk meluruskan makna jihad. Pasalnya, keterlibatan warga Kabupaten Bogor dalam aksi teroris itu merupakan salah satu penyalahgunaan makna jihad.


"Selain harus menjadi figur pemimpin agama yang sejuk dan tegas, lulusan PKU diharapkan bisa menjadi pahutan bagi umat karena saat ini kita sedang dihadapkan dengan aksi penyalahgunaan makna jihad dengan menjadi teroris," ungkap Ketua MUI Kabupaten Bogor KH.Mukri seusai acara penutupan dan wisuda PKU angkatan ketiga tahun 2009 di Gedung Serbaguna I pada Kamis (13/8), kemarin.


la juga berharap nantinya lulusan PKU yang berasal dari 40 kecamatan dan tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bogor itu bisa mengembalikan citra positif Islam setelah aksi pengeboman yang melibatkan warga Perumahan Telaga Kahuripan Kecamatan Kemang, Dani Dwi Permana."Hal utama yang harus mereka lakukan adalah mengembalikan citra positif Islam. Mereka harus menyampaikan ke masyrakat hingga tingkat desa dengan memberikan pemahaman kalau teroris itu penyalahgunaan makna jihad," katanya kepada Jurnal Bogor.


Sementara itu, Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) yang mengaku kecolongan atas keterlibatan warga Kabupaten Bogor dalam aksi teroris itu mengatakan selama ini Islam hanya dijadikan kambing hitam. Untuk itu, ia berharap kepada lulusan PKU untuk memulihkan kembali reputasi Islam. "Saya berharap mereka bisa memulihkan reputasi Islam. Tapi, mereka juga harus bisa menyentuh persoalan-persoalan di luar agama, seperti peningkatan ekonomi masyarakat," pungkas bupati terpilih itu.

Lebih lanjut ia juga mengatakan akan mengaktifkan kembali fungsi aturan wajib lapor 1x24 jam bagi pendatang di Kabupaten Bogor. "Saya telah menginstrusikan aparat dari camat hingga RT/RW untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghidupkan kembali aturan wajib lapor," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar